{"id":13742,"date":"2025-09-26T16:03:00","date_gmt":"2025-09-26T09:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mahaviragrha.com\/?p=13742"},"modified":"2025-10-22T21:55:01","modified_gmt":"2025-10-22T14:55:01","slug":"festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/","title":{"rendered":"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container has-pattern-background has-mask-background nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:1996.8px;margin-left: calc(-4% \/ 2 );margin-right: calc(-4% \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_4 1_4 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:25%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:7.68%;--awb-margin-bottom-large:20px;--awb-spacing-left-large:7.68%;--awb-width-medium:25%;--awb-order-medium:0;--awb-spacing-right-medium:7.68%;--awb-spacing-left-medium:7.68%;--awb-width-small:100%;--awb-order-small:0;--awb-spacing-right-small:1.92%;--awb-spacing-left-small:1.92%;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-image-element \" style=\"text-align:left;--awb-caption-title-font-family:var(--h2_typography-font-family);--awb-caption-title-font-weight:var(--h2_typography-font-weight);--awb-caption-title-font-style:var(--h2_typography-font-style);--awb-caption-title-size:var(--h2_typography-font-size);--awb-caption-title-transform:var(--h2_typography-text-transform);--awb-caption-title-line-height:var(--h2_typography-line-height);--awb-caption-title-letter-spacing:var(--h2_typography-letter-spacing);\"><span class=\" fusion-imageframe imageframe-glow imageframe-1 hover-type-none\" style=\"-webkit-box-shadow: 0 0 20px rgba(0,0,0,0.3);box-shadow: 0 0 20px rgba(0,0,0,0.3);\"><img decoding=\"async\" width=\"2160\" height=\"2700\" title=\"1\" src=\"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png\" alt class=\"img-responsive wp-image-13743\" srcset=\"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1-200x250.png 200w, https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1-400x500.png 400w, https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1-600x750.png 600w, https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1-800x1000.png 800w, https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1-1200x1500.png 1200w, https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png 2160w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 600px\" \/><\/span><\/div><\/div><\/div><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-1 fusion_builder_column_3_4 3_4 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:75%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:2.56%;--awb-margin-bottom-large:20px;--awb-spacing-left-large:2.56%;--awb-width-medium:75%;--awb-order-medium:0;--awb-spacing-right-medium:2.56%;--awb-spacing-left-medium:2.56%;--awb-width-small:100%;--awb-order-small:0;--awb-spacing-right-small:1.92%;--awb-spacing-left-small:1.92%;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\" style=\"--awb-font-size:16px;--awb-text-font-family:-apple-system, BlinkMacSystemFont, &#039;Segoe UI&#039;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &#039;Helvetica Neue&#039; ,sans-serif;--awb-text-font-style:normal;--awb-text-font-weight:400;\"><h1><strong><span style=\"color: #812c62;\">Festival Ullambana dalam Buddhis Mahayana<\/span><\/strong><\/h1>\n<\/div><div class=\"fusion-text fusion-text-2\" style=\"--awb-font-size:14px;--awb-text-font-family:-apple-system, BlinkMacSystemFont, &#039;Segoe UI&#039;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &#039;Helvetica Neue&#039; ,sans-serif;--awb-text-font-style:normal;--awb-text-font-weight:400;\"><p><strong>Asal-Usul dan Sejarah Ullambana<\/strong><br \/>\nIstilah Ullambana (Sanskerta: \u0909\u0932\u092e\u094d\u092c\u0928, P\u0101li: Ullumpana) secara harfiah berarti &#8220;digantung terbalik&#8221; \u2014 yang menggambarkan penderitaan luar biasa yang dialami oleh makhluk di alam-alam rendah, terutama di alam hantu kelaparan (preta). Dalam Buddhisme Mahayana, festival ini sangat berkaitan dengan kisah Maudgaly\u0101yana (Mah\u0101 Maudgaly\u0101yana), salah satu murid utama Buddha \u015a\u0101kyamuni yang terkenal karena kekuatan batinnya (iddhi).<br \/>\nDalam kisah tersebut, Maudgaly\u0101yana melihat ibunya yang telah meninggal terlahir di alam hantu kelaparan akibat perbuatan buruknya semasa hidup \u2014 terutama karena kekikiran dan tidak berdana kepada para bhikkhu. Ia berusaha memberi makanan, namun makanan itu berubah menjadi api sebelum sempat dimakan oleh ibunya. Putus asa, ia meminta petunjuk Buddha.<br \/>\nBuddha lalu mengajarkan Maudgaly\u0101yana cara untuk melimpahkan jasa kebajikan dengan mengundang komunitas Sangha dari sepuluh penjuru dan mempersembahkan makanan serta persembahan lainnya pada hari purnama ke-7 bulan ke-7 dalam kalender lunar (sekitar bulan Agustus dalam kalender Masehi). Melalui kekuatan kolektif dari persembahan tersebut, ibunya terbebas dari penderitaan dan terlahir di alam yang lebih baik.<br \/>\nPeristiwa ini menjadi dasar bagi Festival Ullambana, yang dalam bahasa Tionghoa disebut Y\u00fal\u00e1np\u00e9n (\u76c2\u862d\u76c6\u7bc0), dan dikenal juga sebagai Hari Para Arwah (Ghost Festival) di berbagai tradisi Buddhis Asia Timur.<\/p>\n<p><strong>Makna Spiritual Ullambana<\/strong><br \/>\nInti spiritual dari Ullambana bukan semata-mata untuk \u201cmenolong roh\u201d secara magis, tapi mencerminkan nilai-nilai mendalam dalam Buddhisme, seperti:<br \/>\n1. Bakti anak kepada orang tua<br \/>\nMaudgaly\u0101yana mewakili praktik filial piety (xiao \u5b5d) yang sangat ditekankan dalam budaya Tionghoa dan diintegrasikan ke dalam Mahayana.<br \/>\n2. Pentingnya pelimpahan jasa<br \/>\nTradisi ini menunjukkan bahwa perbuatan baik yang dilakukan oleh seseorang bisa \u201cdidedikasikan\u201d kepada makhluk lain, terutama leluhur, untuk meringankan penderitaan mereka di alam sana.<br \/>\n3. Kekuatan komunitas Sangha<br \/>\nKehadiran dan doa dari Sangha memiliki kekuatan besar dalam membantu pelimpahan jasa, menunjukkan pentingnya hubungan antara umat awam dan para bhikkhu\/mahasangha.<\/p>\n<p><strong>Tradisi dan Praktik Ullambana<\/strong><br \/>\n1. Pelimpahan Jasa (Dedikasi Meritorious Deeds)<br \/>\nInti utama festival ini adalah mempersembahkan berbagai persembahan\u2014makanan, dupa, pelita, pakaian, serta dana lainnya\u2014kepada Sangha, dengan niat untuk melimpahkan jasa kepada leluhur atau makhluk yang terlahir di alam sengsara. Di banyak vihara Mahayana, umat akan mengisi formulir pelimpahan jasa yang mencantumkan nama-nama keluarga atau kerabat yang telah meninggal.<br \/>\n2. Ritual Persembahan dan Pembacaan Sutra<br \/>\nSutra utama yang sering dibacakan adalah Ullambana S\u016btra (\u4f5b\u8aaa\u76c2\u862d\u76c6\u7d93), yang menjadi dasar teks ritual. Selain itu, beberapa vihara juga membacakan Amitabha Sutra, Ksitigarbha Sutra, atau Avatamsaka Sutra sebagai bentuk transfer kebajikan untuk para leluhur.<br \/>\n3. Ritual Penebusan dan Penyucian Arwah<br \/>\nBeberapa vihara mengadakan ritual besar penebusan (\u65bd\u98df atau \u653e\u7130\u53e3), yaitu persembahan makanan dan pelafalan dharani untuk para preta atau makhluk yang menderita, dipimpin oleh bhikkhu atau master ritual. Makanan simbolik biasanya dibentuk dari nasi dan sayuran dan ditempatkan di altar khusus.<br \/>\n4. Festival dan Budaya Rakyat<br \/>\nUllambana juga berkembang menjadi festival rakyat. Di Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong, dikenal sebagai Ghost Festival (\u4e2d\u5143\u7bc0), dengan tradisi membakar kertas sembahyang, pakaian kertas, atau \u201cuang neraka\u201d untuk para leluhur. Di Jepang, dikenal sebagai Obon, sebuah festival yang menggabungkan unsur Buddhis dan Shinto dengan tarian obon (bon odori), lentera air, dan kunjungan ke makam.<br \/>\nDi Vietnam, disebut Vu Lan, dan menjadi salah satu hari suci terpenting untuk mengekspresikan rasa bakti kepada orang tua, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Umat Buddhis mengenakan bunga mawar merah bila orang tua mereka masih hidup, dan mawar putih bila telah wafat.<\/p>\n<p><strong>Makna Mendalam Pelimpahan Jasa<\/strong><br \/>\nUllambana mengajarkan bahwa kesadaran akan penderitaan makhluk di alam bawah seharusnya membangkitkan welas asih, dan tindakan pelimpahan jasa bukan sekadar ritual formalitas, melainkan latihan spiritual yang menumbuhkan cinta kasih universal dan kesadaran atas keterhubungan kita dengan semua makhluk. Dalam Mahayana, pelimpahan jasa merupakan bagian dari praktik p\u0101ramit\u0101\u2014yakni berdana (d\u0101na-p\u0101ramit\u0101)\u2014yang diarahkan bukan untuk diri sendiri, melainkan demi kebahagiaan semua makhluk.<br \/>\nMakhluk di alam sengsara tidak memiliki kekuatan untuk keluar dari penderitaannya sendiri, dan karena itu membutuhkan dukungan kebajikan dari makhluk lain. Dengan membangun kebajikan dan mempersembahkannya melalui kekuatan batin dan tekad, umat dapat memberi manfaat nyata bagi mereka.<\/p>\n<p><em>Ullambana bukan hanya sekadar ritual tradisional, tapi merupakan cerminan dari ajaran Mahayana yang mendalam tentang belas kasih, hubungan antar makhluk, kekuatan pelimpahan jasa, dan nilai bakti kepada leluhur. Dari kisah Maudgaly\u0101yana hingga perayaan di berbagai belahan Asia, festival ini menghubungkan umat dengan akar spiritual dan budaya mereka, sekaligus memperkuat tekad untuk menapaki jalan Bodhisattva\u2014yaitu membantu membebaskan semua makhluk dari penderitaan.<\/em><\/p>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":13743,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[194,340],"tags":[],"class_list":["post-13742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dharma-sphere","category-mengenal-mahayana"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>festival ullambana dalam Buddhis Mahayana - Mahavira<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana - Mahavira\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mahavira\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-26T09:03:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-22T14:55:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1-819x1024.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"819\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"content mahavira\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"content mahavira\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/\"},\"author\":{\"name\":\"content mahavira\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/625bc3b7e66fb3c1afdc96f15ef9e05d\"},\"headline\":\"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana\",\"datePublished\":\"2025-09-26T09:03:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-22T14:55:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/\"},\"wordCount\":2608,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png\",\"articleSection\":[\"DharmaSphere\",\"Mengenal Mahayana\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/\",\"url\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/\",\"name\":\"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana - Mahavira\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png\",\"datePublished\":\"2025-09-26T09:03:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-22T14:55:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/625bc3b7e66fb3c1afdc96f15ef9e05d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png\",\"width\":2160,\"height\":2700},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/\",\"name\":\"Mahavira\",\"description\":\"\u5927\u53e2\u5c71 Vihara Mahavira Graha Pusat\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/625bc3b7e66fb3c1afdc96f15ef9e05d\",\"name\":\"content mahavira\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3b1f672e74541ab350e3d2edabea31c5c7c749ead611beed2793169aaa7211d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3b1f672e74541ab350e3d2edabea31c5c7c749ead611beed2793169aaa7211d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"content mahavira\"},\"url\":\"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/author\/mahaviracontent\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana - Mahavira","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana - Mahavira","og_url":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/","og_site_name":"Mahavira","article_published_time":"2025-09-26T09:03:00+00:00","article_modified_time":"2025-10-22T14:55:01+00:00","og_image":[{"width":819,"height":1024,"url":"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1-819x1024.png","type":"image\/png"}],"author":"content mahavira","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"content mahavira","Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/"},"author":{"name":"content mahavira","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/625bc3b7e66fb3c1afdc96f15ef9e05d"},"headline":"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana","datePublished":"2025-09-26T09:03:00+00:00","dateModified":"2025-10-22T14:55:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/"},"wordCount":2608,"image":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png","articleSection":["DharmaSphere","Mengenal Mahayana"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/","url":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/","name":"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana - Mahavira","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png","datePublished":"2025-09-26T09:03:00+00:00","dateModified":"2025-10-22T14:55:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/625bc3b7e66fb3c1afdc96f15ef9e05d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#primaryimage","url":"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png","contentUrl":"https:\/\/mahaviragrha.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/1.png","width":2160,"height":2700},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/festival-ullambana-dalam-buddhis-mahayana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"festival ullambana dalam Buddhis Mahayana"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/#website","url":"https:\/\/mahaviragrha.com\/","name":"Mahavira","description":"\u5927\u53e2\u5c71 Vihara Mahavira Graha Pusat","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mahaviragrha.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/625bc3b7e66fb3c1afdc96f15ef9e05d","name":"content mahavira","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mahaviragrha.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3b1f672e74541ab350e3d2edabea31c5c7c749ead611beed2793169aaa7211d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3b1f672e74541ab350e3d2edabea31c5c7c749ead611beed2793169aaa7211d?s=96&d=mm&r=g","caption":"content mahavira"},"url":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/author\/mahaviracontent\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13742"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13770,"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13742\/revisions\/13770"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mahaviragrha.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}